RSA

Selain algoritma DES ada juga algoritma RSA. Algoritma ini ditemukan oleh tiga orang bernama Ron Rivest, Adi Shamir, dan Leonard Adleman. Algoritma ini merupakan salah satu favorit dalam enkripsi public key.

Algoritma ini dikembangkan berdasarkan ide bahwa sangat sulit untuk melakukan perhitungan dengan menggunakan angka yang sangat besar.

Berikut adalah langkah- langkah algortima RSA
a. Pembuatan key
1. buat dua angka prima yang besar, p dan q
misalnya p = 7 dan q = 19
2. buat n = p*q
n = 7 * 19 = 133
3. buat m = (p-1)(q-1)
m = (7-1)(19-1)
= 108
4. pilih sebuah angka kecil, e coprime dengan m
Coprime artinya FPB e dengan m adalah 1. Untuk mendapatkan e dapat digunakan algoritma euclid.
e = 5
5. temukan d, dimana d*e % m = 1
5*d % 108 = 1
5*d = n*108 + 1 -> n=1 d = 21,8
5*d = n*108 + 1 -> n=2 d = 43,4
5*d = n*108 + 1 -> n=3 d = 65

Setelah melakukan langkah diatas maka didapat public key dan secret key yaitu
N = 133 dan e = 5 untuk public key dan n=133 dan d = 65 untuk secret key.

b. Enkripsi
Untuk enkripsinya digunakan rumus c = pe % n. Misalnya teks asli yang ingin dienkripsi adalah angka 6, jadi c = 6^5 % 133 = 162

c. Dekripsi
Untuk dekripsi digunakan rumus p = cd % n. Jadi dengan rumus diatas didapat persamaan p = 62^65 % 133. Dengan perhitungan yang panjang akan didapatkan hasil yang sama dengan teks aslinya yaitu 6.

Contoh diatas merupakan simulasi dengan menggunakan angka yang sangat kecil. Bisa dibayangkan betapa sulitnya menghitung jika bilangan prima yang digunakan lebih dari 100 digit. RSA sendiri menggunakan 1024-4096bit kunci.

Walaupun sulit namun algoritma ini pernah ditembus ketika menggunakan 512bit kunci. Oleh karena itu jumlah bit yang digunakan ditambah menjadi minimal 1024. Hal ini dikarenakan sampai sekarang faktor angka terbesar adalah sepanjang 663bit. Namun para ahli menyatakan bahwa 1024bit akan dapat ditembus dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini didukung oleh semakin canggihnya peralatan komputasi yang menyebabkan perhitungan dapat dilakukan semakin cepat.

Jika dibandingkan dengan algoritma DES, algoritma ini memiliki beberapa kelebihan yaitu
- lebih aman
- adanya pulic key yang dapat diketehui orang banyak
Namun disamping kelebihan terdapat juga kekurangan seperti
- lebih lambat
- tidak aman jika angka yang digunakan tidak rumit

This entry was posted in Komputer and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to RSA

  1. king says:

    wow keren jg

  2. muri budiman says:

    implementasi algoritma RSA di visual basic gimana ???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>