XML dan Dabatase

Dengan adanya fitur pureXML di DB2, seorang DBA dapat mengatur besarnya pertumbuhan data XML. Sekali sebuah sistem database telah berjalan stabil untuk sebuah aplikasi, seorang DBA sering kali ragu untuk melakukan perubahan besar yang mungkin dapat memberikan dampak yang besar terhadap aplikasi yang telah berjalan.

XML dapat menyelesaikan masalah tersebut. Banyak perusahaan dari berbagai bidang telah berpindah ke XML sebagai format data mereka.

XML menyediakan cara yang flexibel untuk mendefinisikan data untuk berbagai sistem, platform, aplikasi dan organisasi. XML merupakan standar royalti-free yang direkomendasikan oleh W3C (World Wide Web Consortium). XML telah menjadi pilihan yang sangat populer untuk penyimpanan data karena memiliki karakteristik seperti standardized,self-describing,flexible,expandable, dan platform-independent.

XML juga memiliki berbagai format standar untuk masing-masing model bisnis. Contohnya ACORD untuk asuransi, FiXML untuk layanan keuangan, NIEM untuk pemerintahan, HL7 untuk kesehatan, ARTS untuk bisnis retail. Dengan begitu banyak model data, standar, dan teknologi berbasiskan XML, perusahaan dan pemerintah menjadi lebih tergantung kepada XML untuk proses bisnis.

Ada beberapa cara untuk mengatur XML data. Relational database system menggunakan cara- cara dibawah ini.
- large object : serialized string merepresentasikan XML dokumen
- decomposed : masing- masing elemen data diekstrak dari XML dan dipetakan ke relational column.
- native XML : database benar- benar direpresentasikan dengan XML

Keuntungan menggunakan pureXML untuk menyimpan XML data
1. mengurangi ukuran dan kompleksitas aplikasi. Dengan pureXML tidak dibutuhkan untuk melakukan decompose dan recompose data XML atau melakukan transfer satu dokumen hanya untuk masing- masing query (misalnya dari CLOB).
2. meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas penyimpanan. Optimized XML memperbolehkan perubahan data struktur tanpa memerlukan perubahan skema database.
3. performance yang lebih baik.

Dengan keuntungan diatas, tidak hanya menghasilkan kelebihan untuk sisi aplikasi namun juga bagi pengembangan database. Fleksibilitas database merupakan keuntungan yang signifikan bagi operasi bisnis dan mengurangi beban kerja bagi DBA.

Teknologi XML bukanlah hal baru, namun efektifitas penggunaan dengan database relasional merupakan hal baru. Gabungan XML dan database relasional memberikan kesempatan bagi DB2 DBA untuk mengembangkan kemampuan mereka dengan mempelajari XML dalam konteks database dan ikut serta dalam diskusi bisnis.

Menggunakan DB2 pureXML akan memberikan DBA kesempatan untuk mengeksplore keahlian baru dan menambahkannya kedalam portfolio. Dengan menguasai pureXML, DBA dapat ikut serta dan memberikan kontribusi dalam diskusi yang membahas tentang arsitektur dan aplikasi.

Kesimpulan

XML bukanlah teknologi baru. Namun dengan adanya fitur pureXML dari DB2 penggunaan XML menjadi lebih mudah dan efisien. Dengan menggunakan XML, bukan saja memberikan keuntungan yang besar bagi proses bisnis perusahaan, namun juga bagi DBA sendiri.

Sumber

This entry was posted in DB2 and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to XML dan Dabatase

  1. Husna Azizah says:

    thanks…. pengetahuannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>