DB2 Connection Concentrator

DB2 Connection Concentrator dapat mengurangi sumber daya yang dibutuhkan oleh DB2 for OS/390 dan z/OS. Fungsi ini meningkatkan secara drastis scalability dan juga menyediakan operasi fail-safe dan load balancing.

Dengan fungsi ini memungkinkan DB2 Connect Enterprise menyediakan support bagi ribuan user secara simultan melakukan transaksi, dan juga mengurangi beban yang terjadi di database server. Hal ini dimungkinkan dengan cara memfokuskan workload dari semua aplikasi ke dalam koneksi database server yang lebih kecil jumlahnya.

Walaupun agak mirip dengan connection pooling, connection concentrator agak lebih rumit. Disini dikenalkan Logical Agent yang menangani user context sementara coordinating agent terus memiliki koneksi dan thread. Ketika user ingin melakukan koneksi, LA ditugaskan untuk ini. Ketika transaksi selesai, maka CA akan kembali ke ke pool dan lepas dari LA. Untuk menugaskan sebuah CA untuk sebuah transaksi, DB2 Connect menggunakan algoritma schedule yang menggunakan OS/390 dan z/OS Workload Manager (WLM).

Connection Concentrator ini aktif jika jika mengatur maximum logical agent (MAX_LOGICAGENTS) lebih tinggi daripada jumlah coordinating agent (MAX_COORDAGENT).

Berikut merupakan beberapa restriction untuk connection concentrator
- hanya dapat digunakan di DB2 version 7 ke atas
- menggunakan TCP/IP
- hanya mendukung dynamic SQL dari CLI. Aplikasi CLI juga tidak boleh menggunakan KEEPDYNAMIC.
- dynamic prepare request dari embedded dynamic SQL application akan ditolak. Gunakan static SQL atau gunakan CLI untuk dynamic SQL.

This entry was posted in DB2 and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>