DB2 Instance Configuration – Performance

Kita akan membahas mengenai penggunaan parameter yang ada di DB2. Paramater ini dapat merupakan configurasi instance atau database. Untuk sekarang kita akan membahas terlebih dahulu mengenai instance configuration.

Instance configuration dapat diliat dari Control Center ataupun dari command prompt. Jika dari command prompt maka ketikkan command “db2 get dbm cfg”, namun melihat dari commant prompt agak lebih sulit karena tidak terbagi-bagi. Jika menggunakan Control Center, pilih instance, kemudian klik kanan dan pilih Configure Parameter.

Ada beberapa pembagian configuration di Control Center.
1. Administration
2. Application
3. Communications
4. Diagnostic
5. Environment
6. Miscellaneous
7. Monitor
8. Parallel
9. Performance
10. Secure Socket Layer

Sekarang kita akan membahas yang performance.
1. agent_stack_size : menentukan besarnya virtual memory yang dialokasikan untuk masing-masing agent.

parameter yang digunakan
Linux® (32-bit)
256 [16 – 1024]
Linux (64-bit) and UNIX®
1024 [256 – 32768]
Windows®
16 [8 – 1000]

2. aslheapsz : menentukan besarnya communication buffer antara aplikasi dengan agentnya.

parameter yang digunakan
- 15 (default)
- 1 – 524288

3. audit_buf_sz : menentukan besarnya buffer ketika mengaudit database

parameter yang digunakan
- 0 (default)
- 0 – 65000

4. backbufsz : menentukan besarnya buffer untuk melakukan backup database

parameter yang digunakan
- 1024 (default)
- 8 – 524288

5. dir_cache : menentukan apakah directory file dari database, node dan DCS akan disimpan sementara ke memory.

parameter yang digunakna
- yes (default)
- no

6. instance_memory : menentukan jumlah memory maksimal yang dialokasikan untuk database partition

parameter yang digunakan
- automatic (default)
- 0 – 1000.000 (32bit)
- 0 – 68.719.476.736 (64bit)

7. java_heap_sz : menentukan jumlah maksimal dari heap yang digunakan oleh java interpreter ketika menjalankan stored procedure dan UDF

parameter yang digunakan
HP-UX
4096 [0 - 524 288]
All other operating systems
2048 [0 - 524 288]

8. min_privmem : menentukan jumlah pages yang akan dipesan oleh database server process sebagai private virtual memory ketika instance DBM dijalankan.

parameter yang digunakan
- 32 (default)
- 32 – 112000

9. mon_heap_sz : menentukan jumlah memory yang dialokasikan untuk melakukan monitor

parameter yang digunakan
- automatic (default)
- 0 – 60000

10. priv_mem_thresh : menentukan besarnya memory private dari agent yang tak terpakai yang akan tetap dialokasikan sehingga siap untuk digunakan oleh agent baru.

parameter yang digunakan
- 20000 (default)
- -1 : akan menggunakan nilai dari min_priv_mem
- 32 – 112000

11. restbufsz : menentukan besarnya buffer untuk melakukan restore database

parameter yang digunakan
- 1024 (default)
- 16 – 524288
12. resync_interval : menentukan rentang waktu dalam detik untuk transaction manager, resource manager atau sync point manager melakukan percobaan kembali untuk melakukan recovery terhadap outstanding indoubt transaction yang ditemukan.

parameter yang digunakan
- 180 (default)
- 1 – 60000

13. rqrioblk : menentukan besarnya buffer komunikasi antara remote application dan agentnya di database server.

parameter yang digunakan
- 32767 (default)
- 4096 – 65535

14. sheapthres : menentukan jumlah memory yang dapat digunakan oleh operasi sort.

parameter yang digunakan
UNIX® 32-bit platforms
0 [0 - 2 097 152 ]
Windows® 32-bit platforms
0 [0 - 2 097 152 ]
64-bit platforms
0 [0 - 2 147 483 647 ]

15. spm_log_file_sz : menentukan besarnya sync point manager

parameter yang digunakan
- 256 (default)
- 4 – 1000

16. spm_log_path : menentukan letak directory dimana log dari SPM berada

17. spm_max_resync : menentukan jumlah agent yang dapat melakukan operasi resyc secara bersamaan

parameter yang digunakan
- 20 (default)
- 10 – 256

18. spm_name : menentukan nama dari instance SPM ke DBM. Valuenya berasal dari TCP/IP hostname

19. util_impact_lim : parameter ini mengijinkan DBA untuk membatasi penurunan performance dari throttled utility di workload

parameter yang digunakan
- 10 (default)
- 1 – 100

Sumber

http://publib.boulder.ibm.com/infocenter/db2luw/v9r7/index.jsp?topic=/com.ibm.db2.luw.admin.config.doc/doc/r0053734.html

This entry was posted in DB2 and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>