Bersandarlah selalu kepada Tuhan

Senang sekali bisa kembali memberikan sharing iman.

Jadi cerita ini menggambarkan lagi-lagi betapa tak terduganya cara kerja Tuhan di hidup saya. Mungkin beberapa teman-teman sudah mafhum betapa pemikir saya. Sangat jarang sebuah masalah tidak dipikirkan lama oleh saya. Ternyata pusing-pusing mikir, Tuhan dapat menyelesaikan masalah saya dengan cara yg tak terpikirkan.

Pengalaman saya diawali dari berakhirnya kontrak kerja saya di sebuah perusahaan. Sehabisnya kontrak ini ternyata terjadi masalah karena untuk memperpanjangnya membutuhkan waktu yang tidak diketahui. Jadi bisa dikatakan bahwa status saya tidak jelas ke depannya.

Kemudian belum lama ini saya mengalami sakit yang sebenarnya biasa saja. Sudah sangat sering saya alami, yaitu pilek kemudian jadi batuk dan kemudian radang. Seperti biasa saya ke dokter, diberi sebuah obat batuk sirup dan 6 obat tablet (biasanya 4). Kata dokternya obat batuknya akan bikin ngantuk.

Hari pertama saya minum obat batuknya dan benar saja, saya sanggup tidur seharian. Hari kedua karena sudah reda, saya tidak minum lg, namun ternyata saya masih sanggup untuk tidur seharian juga. Saya pikir mungkin pengaruh yg kemaren. Namun ternyata saya salah, di hari ketiga pun saya masih teler.

Ketika malam hari, saya mencoba mendengarkan lagu dan bernyanyi. Saat itu saya merasa enakan. Saya kemudian berpikir bahwa apa yang saya alami spertinya bukan karena pengaruh obat melainkan pengaruh psikologis. Yap, benar sepertinya saya stres memikirkan masa depan saya.

Hari keempat, saya memutuskan untuk tetap pergi maen badminton. My really hobby lah, moga-moga bisa menghilangkan stress. Ternyata stres itu tidak hilang, dan hipotesis saya benar, saya yakin banget kalo saya stres.

Oleh karena itu saya menelpon beberapa teman terbaik saya, ngobrol, beberapa teman untuk minta bantuan doanya. Saya pun datang ke rumah seorang teman dekat minta nasihat. Hari itulah saya bener-bener sepertinya mencoba mencari bantuan teman sebanyak yang saya bisa. Semua teman pun memberikan konklusi jawaban yang mirip, sehingga saya bisa sedikit lega, walaupun tidak hilang seutuhnya.

Nah, pas banget hari kelima adalah hari minggu. Saatnya ke gereja. Seperti biasa saya ke gereja bersama Teresia Lina. Ketika awal misa saya berdoa, semoga saya bisa fokus ke Tuhan selama misa. Saya dari dulu memang selalu tahu Tuhan punya rencana dan itu selalu baik. Ketika di tengah misa saya terpikir sekilas datang begitu saja, apa yang saya alami sekarang, stres berat yang saya rasakan ini, semuanya hanya kerjaan Tuhan, untuk kembali mengingatkan saya, bahwa saya tidak perlu sendiri menghadapi semua masalah. Saya kembali diingatkan untuk benar-benar percaya akan rencanaNya dan ketika ada masalah saya memiliki banyak teman baik yang selalu membantu.

Ajaib sekali, setelah itu saya benar-benar tenang. Saya merasa semua ternyata sudah direncanakan Tuhan, dari sakit, dr stres yg saya alami. Well I’m on His track I thought. Very nice.

Selesai misa, Lina pertama kali mengajak berdoa di patung Bunda Maria (yg di dalam gereja). Dalam hati wah kebetulan sekali karena sebelum misa sudah berpikir untuk berdoa ke Bunda Maria (yg di luar gereja), dan jadilah kita berdua berdoa 2x ke Bunda Maria. Saat berdoa kembali saya mendapat ketenangan dan kekuatan baru untuk menghadapi semua ini.

Kesimpulan
1. Tuhan dan Bunda Maria akan selalu menyertai kita apapun masalah kita.
2. Apa pun masalah yang kita hadapi, terkadang itu sudah bagian dari rencanaNya, hadapi saja dengan penuh iman.
3. Ketika mungkin kita merasa buntu, Tuhan dapat berbicara banyak melalui sahabat yang ada di sekeliling kita.

Trims buat semua teman-teman yang support saya untuk masalah yang satu ini, mas Alvin, mas Beta,mas Sonny, mas Jansen, Novita, Ratna, Andi, Ola, Asing, ko Yudhi, ko Anto dan semua teman PDKK dan espesially to Teresia Lina, dan semua teman baik saya yg tak mungkin disebut satu persatu. Semua nasihat, semua dukungan, semua kesempatan,semua perhatian dan semua doa yang kalian berikan sungguh berarti.

————————————————————–

Well, tulisan di atas telah saya buat tanggal 30 Januari malam. Tepat setelah saya mengirimkan CV saya ke Multipolar. Tanggal 31 Januari saya langsung interview dan diterima namun harus mengikuti psikotes dan medical check. Puji Tuhan semuanya lulus dan akhirnya saya masuk ke Multipolar tanggal 16 Februari.

Kenapa saya sudah menulis tanggal 30 Januari ?? Karena saya yakin bahwa Tuhan memang sudah merencanakan saya masuk ke Multipolar. Walaupun takut, khawatir dan tentunya keluar dari zona nyaman, saya tetep menjalani krn saya tahu Tuhan tahu yang terbaik.

Ada beberapa faktor yang memperkuat
1. Putus kontrak dari IBM dan ternyata proses hiring kembalinya bener-bener lama
2. Teman saya di Multipolar yang kebetulan memiliki keahlian DB2 resign
3. Teman saya di Multipolar merekomendasikan saya ke manager saya sekarang
4. Busway sudah beroperasi ^^
5. Sejak bulan Desember, saya selalu memasukkan doa ke kotak doa berisi “Semoga Tuhan memberikan pekerjaan yg sesuai dengan kehendakNya”

Saya baru seminggu bekerja, dan saya melihat tempat ini memang bagus. Semoga saya dapat semakin berkembang disana. Trims teman-teman yang tak henti2nya mendoakan saya.

This entry was posted in Rohani. Bookmark the permalink.

2 Responses to Bersandarlah selalu kepada Tuhan

  1. Seung Jun, Yang says:

    Great post buddy! Knowing when we don’t get what we want means that God has a better plan for us. I myself, always get excited to wait for his best and perfect plan that yet to come. :)
    Never let your spirit and hope down, cause never once will God leave you. So Do your best, and Let God do the rest! God Bless You! Always!

  2. Beta Petrarcha says:

    Allah bekerja setiap saat utk kita. Terkadang kita baru merasa atau baru ngeuh (baca: menyadari) pada saat kita pasrah dan menyerahkan semua padaNya. Biasanya kita baru menyerah pada saat kita sudah terpojok, putus asa, ga tau harus ngapain. Bersyukurlah bahwa kita masih bisa melihat Allahlah jalan keluar kita bukan menyerah kalah thd kehidupan. Sama spt kita berjalan dalam labirin yg sangat sulit ditemukan jalan keluarnya sampai akhirnya kita tersudut. Putus asa sampai kita lupa, bahwa ada jalan keatas yg terbuka yg sebenarnya tersedia buat kita tetapi tidak kita pergunakan karena kita lebih sibuk mencari jalan menurut versi kita. Tuhan membiarkan kita berikhtiar u mencari jalan sampai kita menemukan jalanNya dan selalu siaga u ntukmemberikan clue” yg dibutuhkan apabila kita bertanya kepadaNya dan pada saat kita katakan dibawah pangkuan KasihNya, “Ya Tuhan, aku tidak sanggup, aku mau duduk diam dibawah kakiMu dan saatnya aku menyerahkan semuaNya pada Engkau Sang Maha Agung bekerja dan saatnya aku melihat karya besarMu yg sering kulupakan”, Dia akan bekerja dgn cara yg tidak pernah kita pikirkan. Dia membuat semuanya menjadi ‘Sungguh Amat Baik’. Just Focus on Him.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>